KERTAS KERJA PERSEORANGAN
(KKP)
RENCANA KERJA PENINGKATAN KINERJA PENGELOLA DATA DAN INFORMASI PADA BIDANG INFORMASI KELUARGA DAN ANALISIS PROGRAM BADAN KOORDINASI KELUARGA BERENCANA NASIONAL
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Program Keluarga Berencana telah berjalan selama kurun waktu 4 dekade (1970 – 2010) dan selama kurun waktu tersebut pemerintah telah berhasil menempatkan Program Keluarga Berencana Nasional sebagai salah satu kebutuhan hidup masyarakat, sehingga dalam pelaksanaanya program KB bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah saja tapi juga telah menjadi tanggung jawab masyarakat. Program Keluarga Berencana yang dicanangkan sejak Tahun 1970, kemudian dikukuhkan dan diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 1992 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera, kemudian diterbitkan lagi Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
Dalam era reformasi dewasa ini program KB Nasional mengalami perubahan baik dalam penegakan hak asasi manusia, kesetaraan gender, namun masih tetap menjadi perhatian dan komitmen pemerintah, sehingga program ini masih tercantum dan diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014. Kebijakan pembangunan kependudukan dan keluarga berencana dalam RPJMN 2010-2014 diarahkan kepada pengendalian kuantitas penduduk yang dilakukan melalui tiga fokus prioritas : Pertama, revitalisasi program KB; Kedua, penyerasian kebijakan pengendalian penduduk; Ketiga, peningkatan ketersediaan dan kualitas data dan informasi kependudukan yang memadai, akuarat dan tepat waktu.
Dalam menghadapi dan mengantisipasi perubahan dan tantangan, maka seiring dengan dimasukinya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014, BKKBN sebagai institusi yang selama ini mengemban tugas menyukseskan program KB di Indonesia telah merevitalisasi visi dan misinya. Visi BKKBN sekarang ini adalah "Penduduk Tumbuh Seimbang 2015" dengan misi "Mewujudkan Pembangunan yang Berwawasan Kependudukan dan Mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera"
Salah satu sasaran yang sangat berkaitan dengan penyediaan data dan informasi pengelolaan program KB Nasional adalah “ BKKBN menerapkan sistem informasi yang up to date”. Dalam rangka mendukung tersedianya data dan informasi program kependudukan dan keluarga berencana, telah dilakukan melalui sistem informasi manajemen (SIM) program KB Nasional yang berbasis teknologi Informasi untuk memonitor keseluruhan rangkaian kegiatan dan hasil kegiatan program secara berkesinambungan
Bidang Informasi Keluarga dan Analisis Program, salah satu tugas pokoknya adalah Pengolahan data dan pelayanan informasi Keluarga Berencana dan keluarga sejahtera. Untuk melaksanakan tugas tersebut harus didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dan keterampilan, disiplin, motivasi kerja yang tinggi, sarana, sistem kerja serta didukung dengan lingkungan/suasana kerja yang nyaman, semua ini akan memacu peningkatan kinerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing pegawai.
Selama ini penyediaan data dan informasi keluarga berencana dan keluarga sejahtera secara cepat dan tepat belum dapat dipenuhi sehingga pelayanan data dan informasi keluarga berencana dan keluarga sejahtera belum optimal, hal ini disebabkan berbagai faktor antara lain masih rendahnya kualitas sumber daya manusia yang ada, tidak seimbang beban kerja dengan jumlah pegawai, sarana masih terbatas. Untuk itu diperlukan upaya-upaya dalam meningkatkan kinerja pegawai dalam pengolahan data dan informasi sehingga dapat memberikan pelayanan informasi keluarga berencana dan keluarga sejahtera.
B. Isu Aktual
Salah satu tugas Bidang Informasi Keluarga dan Analisis Program, adalah menyediakan data dan informasi Keluarga Berencana dan keluarga sejahtera yang cepat, tepat dan akurat. Penyediaan data dan informasi tersebut masih ditemukan kelemahan-kelemahan yang menyebabkan adanya kesenjangan yang menyebabkan munculnya Isu yang harus dicari pemecahan masalahnya. Ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan untuk menetapkan suatu isu aktual yaitu : Isu yang dibicarakan adalah isu yang aktual; Isu yang memiliki kekhalayakan; Isu yang memiliki nilai problematik.
Dengan memperhatikan syarat-syarat tersebut, terdapat beberapa isu yang diidentifikasi sebagai berikut :
a. Rendahnya Kualitas Pelayanan Informasi Keluarga Berencana & Pembangunan Keluarga Sejahtera pada bidang Informasi Keluarga dan Analisis Program.
b. Belum optimalnya pengelolaan data & informasi KB dan KS.
c. Belum Optimalnya Analisis dan evaluasi Program KB dan KS.
Untuk menentukan isu aktual yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan informasi keluarga berencana dan keluarga sejahtera, maka digunakan teknik USG ( Urgensi, Serious, dan Growth) dengan skala penilaian 1- 5.
Dari ke tiga isu aktual, dengan melihat tingkat urgensinya, keseriusan dan tingkat perkembangan isu tersebut, maka yang menjadi isu aktual adalah “ Rendahnya kualitas pelayanan informasi Keluarga Berencana & Keluarga Sejahtera”, yang pada akhirnya akan meningkatkan pelayanan data dan informasi program kependudukan dan keluarga berencana nasional.
C. C. Lingkup Bahasan
Dengan memperhatikan lingkup isu aktual prioritas, maka lingkup bahasan dalam penulisan ini adalah tentang Peningkatan Kinerja Pengelola data dan Informasi dalam rangka Mendukung Kualitas Pelayanan Informasi Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera pada Bidang Informasi Keluarga dan Analisis Program pada BKKBN.
Lebih lengkapnya dapat diunduh pada link dibawah ini.
1. Download Bab I
2. Download Bab II
3. Download Bab III
4. Download Bab IV
Lebih lengkapnya dapat diunduh pada link dibawah ini.
1. Download Bab I
2. Download Bab II
3. Download Bab III
4. Download Bab IV
3 komentar:
numpang baca gan ...
PERMISI IJIN DONLOT.
numpang info..
bagi bapak atau ibu yang sedang atau akan mengikuti diklatpim iii atau iv.
kami menyediakan refrensi soft copy kkp
kunjungi http://king-kkp.blogspot.com/
Posting Komentar